GIANYAR - Ketua TP Posyandu Provinsi Bali, Ibu Putri Suastini Koster, menekankan pentingnya peran kader Posyandu dalam pembangunan desa. Dalam kegiatan Aksi Sosial TP Posyandu Provinsi Bali "Membina dan Berbagi" di Desa Sumita dan Desa Babakan, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar, Selasa (7/4/2026), Ibu Putri Koster meminta kader Posyandu meningkatkan pemahaman tentang 6 Standar Layanan Minimal (SPM) agar mampu bekerja dengan baik.
Ibu Putri Koster menjelaskan bahwa kesuksesan program Posyandu di tingkat Desa/Kelurahan akan berpengaruh pada 85 persen suksesnya pembangunan di desa. Oleh karena itu, kader Posyandu harus proaktif dan memahami bidang tugas masing-masing. Selain itu, pengelolaan sampah berbasis sumber juga menjadi program yang sedang digalakkan dan membutuhkan peran serta seluruh masyarakat.
Dalam aksinya, Ibu Putri Koster membagikan bantuan berupa beras, telur, dan susu kepada 126 kader Posyandu Desa Sumita dan Babakan. Aksi Sosial "Membina dan Berbagi" juga diisi paparan mengenai transformasi Posyandu oleh Kepala Dinas PMD Dukcapil Provinsi Bali, I Made Dwi Dewata.
Transformasi Posyandu menjadi Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) menitikberatkan pada pelayanan kesehatan terpadu sepanjang siklus hidup. Ketua TP Posyandu Kabupaten Gianyar, Ny. Surya Adnyani Mahayastra, melaporkan bahwa mereka tengah berupaya meningkatkan kapasitas kader dan menyempurnakan kelembagaan Posyandu di tingkat Desa/Kelurahan.

