Gubernur Koster "Tancap Gas" Sukseskan Digitalisasi Bansos, Target Pendaftaran Bali Rampung Juli 2026



Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan komitmen penuh untuk menyukseskan program digitalisasi Bantuan Sosial (Bansos) pemerintah pusat. Hal itu disampaikan saat Rakor dan Monitoring Piloting Digitalisasi Bansos di 43 Kabupaten/Kota di Gedung Kemendagri, Jakarta, Selasa 30/6/2026. Rakor yang dipimpin Mendagri Tito Karnavian itu juga membahas rencana kunjungan kerja Presiden RI ke Surabaya dan Bali pada Juli untuk meninjau progres program.


Koster bersyukur Bali menjadi daerah percontohan digitalisasi Bansos karena dinilai penting untuk penyaluran yang lebih tepat sasaran dan akuntabel. Ia mengakui capaian jumlah pendaftar Bali belum optimal akibat banyaknya hari raya dua minggu sebelumnya. Untuk mengejar target, Koster memastikan Bali akan "tancap gas" dengan tahapan konkret yang sudah disusun sistemnya. Ia menargetkan pendaftaran rampung paling lambat akhir Juli 2026. "Bali ini kecil, jadi harusnya bisa lebih cepat," ujarnya. Ia juga meminta tambahan agen pendamping agar jangkauan hingga tingkat banjar lebih cepat.



Dukungan juga datang dari Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan yang mengapresiasi keseriusan Bali. Luhut menargetkan seluruh pendaftaran selesai akhir Agustus agar peluncuran bisa dipercepat. Sementara Mendagri Tito menyebut program ini bagian dari transformasi perlindungan sosial berbasis Digital Public Infrastructure (DPI) dan menjadi cikal bakal Government Technology (GovTech). Rakor tersebut turut dihadiri Menteri PAN RB Rini Widyantini, Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh, dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama