Viral 'Space Jellyfish' di Atas Besakih, Roket Jielong-3 Tiongkok Jadi Penyebab Cahaya Aneh



Fenomena cahaya aneh di langit Indonesia pada malam 11 April 2026 diduga sementara berasal dari aktivitas roket milik Tiongkok dalam misi Jielong-3 yang diluncurkan sekitar pukul 18.30 WIB. Cahaya yang terlihat bukanlah api, melainkan pantulan sinar Matahari pada gas buangan roket di ketinggian sangat tinggi. Karena terjadi di luar atmosfer, gas tersebut menyebar bebas dan membentuk pola menyerupai kabut bercahaya, sehingga dari permukaan bumi tampak seperti objek terang dengan ekor yang tidak biasa.

Fenomena ini dikenal dengan istilah space jellyfish, yaitu efek visual yang muncul ketika roket melepaskan gas di luar atmosfer dan terkena cahaya Matahari. Gas tersebut mengembang luas tanpa hambatan udara dan membentuk pola menyerupai ubur-ubur bercahaya di langit. Penjelasan ini juga sejalan dengan keterangan lembaga seperti NASA dan European Space Agency yang menyebutkan bahwa roket atau satelit di orbit masih dapat terlihat terang dari bumi karena memantulkan cahaya Matahari.

Bagian yang terlihat seperti “kepala” memang tampak bergerak seolah-olah jatuh, namun itu kemungkinan hanya efek sudut pandang dari bumi. Objek tersebut diduga tetap melaju di orbit dengan kecepatan tinggi, sementara arah geraknya yang menjauh atau menurun di horizon membuatnya terlihat seperti turun. Dengan demikian, yang terlihat bukan puing yang terbakar jatuh ke bumi, melainkan bagian roket dan jejak gasnya yang masih melintas di ketinggian luar atmosfer.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama