*DENPASAR* – Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Provinsi Bali, dipadati ribuan penonton pada Kamis, 2 Juli 2026. Kemeriahan terasa sejak sore saat Paguyuban Peduli Seni Drama Gong Lawas Padsmagol dari Desa Kesiman Kertalangu membawakan lakon _Rekasadana_ berjudul "Grenggeng Maya" dalam rangkaian Pesta Kesenian Bali XLVIII.
Kehadiran Gubernur Bali Wayan Koster bersama jajaran Forkopimda, budayawan, kurator, dan seniman menjadi sorotan malam itu. Lakon "Grenggeng Maya" mengangkat kisah kerajaan dengan balutan humor khas drama gong yang sukses mengundang gelak tawa penonton. Drama gong sendiri merupakan perpaduan tabuh Gong Kebyar dengan seni peran dan lawakan segar, seni yang populer sejak era 80-90-an dan masih bertahan hingga kini.
Sebagai penggemar drama gong sejak kecil, Koster mengaku terkesan dengan pementasan tersebut. Ia menyebut petuah-petuah dalam cerita drama gong sering menjadi tuntunan dalam kepemimpinannya. "Drama gong adalah kesenian tradisional Bali yang sangat digemari masyarakat dan bertahan hingga saat ini. Kita harus jaga, rawat, dan terus regenerasikan," tegas Gubernur Koster.
Dukungan nyata Pemprov Bali juga ditunjukkan melalui kehadiran langsung Gubernur di Ardha Candra. Usai pementasan, Koster mengabadikan foto bersama seluruh pemeran dan sekaa Drama Gong Lawas Padsmagol.


